7 Obyek Wisata Dieng Terpopuler dan Paling Favorit

Wisata Dieng – Sebagai salah satu dataran tinggi di Jawa Tengah, Dieng memiliki potensi alam yang mengagumkan selain menyimpan banyak mitos.

Dieng dipercaya sebagai salah satu tempat bermukim para dewa peradaban dan perkembangan seni bangunan dan arsitektur diyakini sudah ada sejak tahun 809.

Dieng menyajikan panorama lengkap yang mempesona, mulai dari pegunungan, bukit, perkebunan, kawah, telaga, dan candi, semuanya bisa kita temui di Dieng.

Dieng merupakan wilayah yang subur. Sayur-sayuran di Jawa Tengah dan sekitarnya kebanyakan berasal dari Dieng.

Salah satu tanaman khas Dieng yang populer adalah pepaya carica. Ini merupakan jenis pepaya yang berkulit hijau. Bentuk dan ukurannya kecil-kecil, tidak sebesar pepaya pada umumnya.

Pepaya carica sering diolah menjadi oleh-oleh khas Dieng yang sangat digemari wisatawan.

Untuk itu, mari kita ulas seputar berwisata ke Dieng ini…

Peta Wisata Dieng

Peta Wisata Dieng
Peta Wisata Dieng. Foto: diengindonesia.com

Cara Menuju ke Dieng

Ini untuk khusus wisatawan dari Jakarta atau dari Surabaya atau mungkin dari luar pulau.

Jika anda berada di Jawa Tengah dan sekitarnya, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi dan menggunakan Google Maps atau Waze sebagai penunjuk jalan menuju Dieng.

Untuk yang dari Jakarta atau Surabaya Anda bisa naik pesawat atau kereta api ke Jogjakarta, kemudian sewa mobil ke Wonosobo. Kemudian di sana Anda bisa menginap di Wonosobo dulu agar lebih mudah ke Dieng.

Perjalanan Wonosobo – Dieng itu sekitar 1 jam.

Atau langsung klik link berikut ini: https://goo.gl/maps/uHWPmBEzthK2

Penginapan Wisata Dieng

Bagi yang tidak ingin menginap di Wonosobo. Di Dieng juga ada penginapan, tapi penginapan di sana hanya homestay di rumah-rumah penduduk setempat serta hotel melati. Tidak ada hotel berbintang di Dieng.

Berikut ini beberapa penginapan dan hotel yang ada di kawasan wisata Dieng:

  • Homestay Dieng Prau
  • Penginapan Dieng Jojogan Backpacker
  • Hotel Asri Dieng
  • Homestay Almond
  • Homestay Bunga Dieng
  • Losmen Bu Djono Dieng
  • Homestay Kawing Dieng Backpacker
  • Homestay Acacia
  • Homestay Dieng Pass

Cara Mengeksplor Dieng

Lokasi wisata Dieng hampir semuanya berdekatan (kecuali Gunung Sikunir dan telaga Cebong). Jadi kita bisa mengeksplor beberapa objek wisata di Dieng sehari penuh bila menyewa mobil.

Sedangkan bila ingin ke Gunung Sikunir harus pagi-pagi sekitar pukul 04.00 Naik mobil dari penginapan. Bila sudah kesiangan kita tak bisa menyaksikan matahari terbit dari Puncak Sikunir.

Jam Buka

Hampir semua objek wisata di Dieng buka pukul 08:00 – 17:00 WIB.

7 Obyek Wisata Dieng

Kami ambil obyek wisata di Dieng yang saat ini paling populer dan favorit di kalangan wisatawan. Berikut ulasannya.

1. Kompleks Candi Arjuna

Candi Arjuna Dieng

Salah satu Landmark yang menarik perhatian pengunjung di Dieng adalah Kompleks Candi bagi penganut agama Hindu, yakni Kompleks Candi Arjuna. 

Ada 4 buah candi di Kompleks tersebut yaitu Arjuna, Semar, Puntadewa, dan Srikandi. 

Kompleks Candi Arjuna diperkirakan dibangun sejak tahun 809 dan merupakan candi tertua di Jawa. 

Candi Arjuna merupakan candi yang terbesar di Kompleks tersebut. Ciri khas nya adalah pintu yang menghadap ke barat dan atapnya meruncing ke atas. 

Kompleks Candi Arjuna merupakan salah satu bukti berkembangnya seni ukir dan arsitektur pada zaman Wangsa Sanjaya. Sampai sekarang, kita masih bisa mengagumi kemegahan dan keunikan candi-candi zaman kuno tersebut.

2. Dieng Plateau Theatre

Dieng Plateau Theatre

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai terbentuknya dataran tinggi Dieng, berbagai objek wisata di Dieng serta budaya penduduk setempat, bisa mampir dulu ke Dieng Plateau Theater sebelum mengeksplor objek-objek wisata di Dieng.

Dieng Plateau Theater berkapasitas 60 orang. Interiornya menyerupai bioskop-bioskop komersil pada umumnya.

Untuk menemukan bangunan Dieng Plateau Theater tidak terlalu sulit. Letaknya dekat dengan Telaga Warna. Bentuk bangunan cukup tinggi dan sudah terlihat dari kejauhan.

Di dekat bangunan, ada tulisan “Dieng Plateau Theater” dengan ukuran yang cukup besar. Film tentang Dieng tersebut berdurasi 25 menit.

Kita akan disajikan pemandangan Dieng yang hijau dan asri. Dieng Plateau Theater cukup informatif dan menambah wawasan penonton yang ingin lebih mengetahui tentang Dieng.

3. Kawah Sikidang

Kawah Sikidang Dieng

Di antara suburnya dataran tinggi Dieng dan penghijauan di mana-mana, kawah sikidang terkesan bernuansa putih seperti daerah Pekapuran yang mengering.

Kawasan Sikidang sangat unik walaupun terkesan tandus dan gersang. Keunikan kawah ini adalah karena seringkali sumber gas panas berpindah tempat dan melompat-lompat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Maka, disebut Sikidang yang artinya “si kijang”, karena sering melompat-lompat seperti Kijang.

Lubang-lubang bekas kawah memang banyak terdapat di sekeliling area kawah, sehingga pengunjung harus ekstra hati-hati saat berjalan-jalan di sekitar kawah.

Lubang besar di area kawah Sikidang merupakan bekas kawah utama sebelum kawah tersebut berpindah ke tempat lain.

Di area kawah Sikidang pengunjung tidak boleh membuang puntung rokok sembarangan dan dilarang menyalakan api. Api diduga akan cepat menyambar di daerah tersebut.

4. Telaga Warna

Telaga Warna Dieng

Telaga Warna bukanlah merupakan telaga biasa. Telaga Warna memiliki ciri khas dan keistimewaan tersendiri.

Perpaduan warna biru muda dan hijau tosca menjadi salah satu keistimewaan Telaga Warna.

Telaga Warna terlihat indah berkilau saat di bawah terik sinar matahari. Warnanya terlihat semakin Cemerlang dan alami saat cuaca cerah.

Telaga Warna mengandung belerang, sehingga tidak ada makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.

Pemandangan di sekitar Telaga Warna semakin sempurna karena dikelilingi daerah perbukitan dan tumbuhan hijau.

5. Telaga Pengilon

Telaga Pengilon Dieng

Dieng merupakan surga bagi pecinta fotografi.Dari sudut manapun, pemandangan alam di Dieng sangat menarik untuk difoto. Pemandangan yang asri dan masih alami merupakan daya tarik Dieng.

Di dekat Telaga Warna terdapat sebuah Telaga yang tak kalah indahnya. Nama Telaga tersebut adalah Telaga Pengilon.

Pepohonan rindang mengelilingi Telaga, sehingga membuat hawa sejuk dan teduh. Bila Telaga Warna mengandung belerang tidak demikian halnya dengan Telaga Pengilon.

Ada banyak ikan yang hidup di Telaga Pengilon, sehingga pengunjung bisa memancing di Telaga Pengilon. Bila kita perhatikan, Telaga Pengilon didominasi nuansa kuning kehijauan.

Warna tersebut semakin terlihat jelas saat cuaca cerah dan matahari bersinar terik.

Bila punya banyak waktu, kita bisa duduk di dahan pohon dekat Telaga pengilon untuk melepas lelah, sebelum melanjutkan perjalanan keliling Dieng.

6. Telaga Cebong

Telaga Cebong Dieng

Di bawah kaki Gunung Sikunir terdapat sebuah Telaga yang indah, yaitu Telaga Cebong.

Pemandangan sekitar telaga sangat hijau dan menyejukkan mata. Maka, Telaga Cebong sering menjadi salah satu tempat rekreasi.

Para pendaki yang akan mendaki ke Gunung Sikunir pasti melewati Telaga Cebong. Telaga Cebong merupakan sebuah Telaga yang terbentuk dari letusan Gunung Prau Purba ribuan tahun yang lalu.

Oleh karena itu, Telaga Cebong disebut juga Telaga vulkanik.

Sesuai dengan namanya, Telaga Cebong berasal dari kata “kecebong”, Karena bila dilihat dari dataran tinggi, bentuknya menyerupai kecebong atau berudu.

Ciri khas Telaga Cebong adalah pantulan airnya yang terlihat berkilau saat mulai ditimpa sinar matahari.

Selain sebagai salah satu objek wisata di Dieng, Telaga Cebong menjadi sumber mata air bagi petani di sekitarnya, untuk mengairi sawah dan ladang mereka.

Agar hasil foto lebih indah dan maksimal, pengunjung bisa memotret Telaga Cebong dari ketinggian.

7. Sikunir

Bukit Sikunir

Salah satu wisata alam populer di dataran tinggi Dieng adalah mendaki bukit Sikunir.

Bukit Sikunir merupakan jalur pendakian yang singkat di Dieng. Walaupun demikian tetap butuh stamina yang bagus untuk mencapai puncak Sikunir.

Perjalanan mendaki bukit Sikunir membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Dieng. Medan pendakian ke Sikunir cukup terjal dan curam. Pengunjung disarankan bawa senter atau alat penerangan lainnya agar lebih aman.

Bukit ini letaknya ada di desa Sembungan, kecamatan Kejajar. kira-kira Butuh Waktu 30 menit berkendara dari Dieng untuk menuju titik awal pendakian ke Sikunir.

Namun bila menginap di desa Sembungan hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk menuju ke kaki Bukit Sikunir.

Tujuan utama pengunjung mendaki Bukit Sikunir biasanya untuk menyaksikan sunrise atau matahari terbit.

Saat yang ditunggu-tunggu para pendaki adalah saat matahari mulai menampakkan diri dan menerangi dunia. Namun, pemandangan fantastis seperti ini terkadang tak disaksikan oleh para pendaki bila cuaca mendung.

Tinggalkan komentar