Kawasan Wisata Pangandaran: Berlibur di Antara Dua Teluk

Kawasan wisata pangandaran – Di antara Teluk Parigi dan teluk Pangandaran terdapat zona wisata yang memanjakan para pelancong yang ingin Menikmati keindahan alam dan beraktifitas sesuai minat.

Nama Pangandaran sudah tersohor di seluruh nusantara. Terletak di tepi Samudra Hindia, Pangandaran memiliki pantai yang landai dan menarik dengan segudang fasilitas pendukung sebagai daerah tujuan wisata utama di Jawa barat.

Kawasan yang terhampar di atas batuan vulkanik ini memiliki ombak tenang dengan hutan alam yang mengagumkan.

Dulu wilayah Pangandaran didominasi area perkebunan. Meski begitu potensi daerah ini menjadi tujuan wisata sudah mulai tampak, terutama saat kawasan tersebut dijadikan lahan perburuan.

Pasca kemerdekaan, wisatawan domestik mulai berdatangan dan terus meningkat hingga periode 1970 – 1980.

Memasuki tahun 2000 pengendara menunjukkan tajinya sebagai salah satu daerah tujuan wisata Primadona di Jawa Barat.

Namun sayang tsunami 17 Juli 2006 merusak keindahannya. Keterpurukan akibat gempa dan tsunami ini berlangsung selama 2 tahun sebelum Pangandaran mulai bangkit kembali.

Nama Pangandaran berasal dari kata “Pangan” yang berarti makanan dan “Daran” yang berarti pendatang.

Fasilitas Wisata di Pangandaran

Selamat datang di pantai elok!

Sebagai kawasan wisata, Pangandaran memiliki sarana penunjang yang lengkap.

Banyak Pondok penginapan, tempat hiburan, lokasi belanja, dan atraksi budaya. Pantai barat yang memiliki jarak waktu pasang surut cukup lama menjadi favorit para pengunjung Karena Mereka bisa berenang mulai dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 05.00 sore.

Selain berenang di pantai barat aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah berjalan menyusuri pantai bersepeda mengendarai ATV, dan becak Mini, atau berbelanja.

Kalau mau bereksperimen dengan menghias tubuh kita bisa mendatangi gerai tato di pinggir jalan.

Pangandaran pernah menjadi tempat pendaratan tentara Jepang pada perang dunia kedua.

Kuliner Wisata di Pangandaran

Sementara itu, di pantai Timur banyak dijumpai rumah makan yang menghidangkan menu ikan laut yang lezat.

Sambil bersantap, kita bisa menikmati semilir angin dan melihat pemandangan bahari yang terbentang luas. Agak ke tengah laut tampak perahu perahu nelayan dan tiang-tiang bambu tempat memasang jaring berbentuk kantung bujur sangkar, sangat khas Indonesia.

Di sini kita juga bisa melihat aktivitas nelayan sehari-hari seperti menambat perahu, menyulam jaring, dan menjual ikan.

Pada akhir pekan, biasanya ada berbagai pertunjukan musik dan seni tradisional. Perayaan laut yang meriah diselenggarakan nelayan dan penduduk tiap tanggal 1 Muharram.

Perayaan Sesajen di Pangandaran

Perayaan ini merupakan simbol rasa syukur kepada Sang Khalik atas rezeki yang telah mereka terima sepanjang tahun.

Ritual tahunan ini dilakukan dengan melepas sesajen ke tengah laut. Yang tidak kalah meriahnya adalah festival layang-layang yang biasanya diselenggarakan pada bulan Juli.

Anda dijamin tidak akan bosan berlibur di Pangandaran karena banyak lagi objek wisata yang bisa anda kunjungi, misalnya hutan wisata alam yang memiliki 700 spesies tanaman.

Tinggalkan komentar